Utang Pemerintah Rp 3.000 T Lebih, Seskab: Sebenarnya Kecil

1392f1d6-161b-4be3-b286-4ee6f7ab59bf_169-c0940b1ce13245a40d87abf7fc3cc329abe64515

Jakarta – Tiga tahun yang lalu, tepatnya akhir tahun 2014, utang pemerintah RI sudah mencapai Rp 2.604,93 triliun. Berganti ke pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga sekarang, sudah ada tambahan utang lebih dari Rp 1.000 triliun.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai hal tersebut tak perlu dipersoalkan, pasalnya pertumbuhan utang pemerintah RI sangat kecil.

“Untuk membayar utang saja setiap tahun itu Rp 250 triliun. Jadi kalau 3 tahun, tambah utangnya itu sudah Rp 750 triliun, untuk membayar utangnya saja. Nah, sekarang ini kisarannya adalah sekitar Rp 3.600 triliunan, jadi sebenarnya utangnya kecil sekali pemerintah ini,” kata Pramono seperti dikutip dari situs resmi Seskab, Senin (24/7/2017).

Masalah utang pemerintah ini, diakui Seskab Pramono Anung perlu dijelaskan kepada publik. Ia menjelaskan, ketika Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden, utangnya itu sudah Rp 2.700 triliun. Kemudian setiap tahunnya harus membayar utang.

“Enggak ngapa-ngapain saja itu Rp 250 triliun. Artinya, selama 3 tahun menjadi Rp 750 triliun. Nah, tinggal dijumlahkan saja sekarang berapa yang diutang oleh pemerintah,” ujar Pramono Anung.

Namun demikian, Pramono mengakui, pemerintah pasti akan melakukan penghematan, meski tetap harus fokus pada pembangunan infrastruktur.

“Jadi intinya begini, karena tahun 2018 sudah mau memasuki tahun politik, tentunya anggaran itu betul-betul harus fokus, harus terkonsentrasi, dan juga penghematan perlu dilakukan, efisiensi perlu dilakukan,” jelasnya.

Ditambahkan Pramono, Presiden Jokowi dalam arahannya juga meminta kepada para menteri untuk bisa menjelaskan apa yang menjadi persoalan yang dihadapi oleh pemerintah pada saat ini.

Ia menegaskan, pemerintah di 2018 meyakini, kalau semuanya bisa dijaga, maka ekonomi akan bisa tumbuh 5,3-5,4%.

Mengenai fokus APBN 2018, menurut Pramono, tetap di bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan, kemudian juga yang berkaitan dengan kementerian dan lembaga supaya disparitas itu mengecil rasio gininya.

Diketahui per akhir Juni 2017, total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp 3.706,52 triliun. Dalam sebulan, utang ini naik Rp 34,19 triliun, dibandingkan jumlah di Mei 2017 yang sebesar Rp 3.672,33 triliun. (mkj/dnl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *