Tergiur Omzet Jutaan/Hari, Pekerja Kantoran Jualan Takjil Dadakan

f9614c50-a566-4158-a44d-e705eb1cbe56_169-cb6c10684f8edbf2972a8ed0330b2468b2a4fcd2

Jakarta – Jualan takjil alias menu berbuka puasa menjadi bisnis rutin selama Ramadan. Tak hanya ibu rumah tangga yang tergiur jualan takjil, orang kantoran pun tak ketinggalan meraup laba dari bisnis ini.

Salah satunya Tania, pedagang es palu butung, kulier khas Makassar yang ditemui detikFinance saat mengunjungi Pasar Ramadan Bendungan Hilir (Benhil), Rabu (31/5/2017). Tania mengaku sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.

Saat ini tahun kedua Tania berjualan takjil di Pasar Ramadan Benhil. Dia tak membuang kesempatan ini, karena selain bisa menambah pundi-pundi penghasilannya, Tania juga hobi masak. Tak jarang, dia juga menerima orderan kuliner dari teman-temannya.

Selama Ramadan, Tania pulang kantor sekitar pukul 15.00 WIB, dan bergegas ke lapak dagangannya di Pasar Benhil. Tania mampu meraup omzet hingga Rp 1,2 juta per hari dari jualan kuliner saat Ramadan.

“Setiap hari pulang kerja langsung kesini. Enggak capek, senang saja bisa melayani sendiri,” ujar Tania.

Setali tiga uang, Reta, seorang karyawan swasta juga ikut menambah penghasilan dengan berdagang bubur kampiun di Pasar Ramadan Benhil. Meski tetap dibantu sang ayah saat menjaga stan, Reta pun mengaku senang bisa ikut berjualan.

“Saya kerja kantoran biasanya. Makanya dibantu ayah,” tutur Reta. (hns/wdl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *