PLN Listriki 19 Desa Di Pesisir Barat Lampung

f87559cf-aa6d-47af-83bf-2fde2dc1cc7d_169-7ad5daa4ffc5245e8dc79c4c1a5dc81f9b33bb49

Jakarta – PLN sukses melistriki 19 desa di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Lima di antaranya adalah bagian dari program listrik desa (Lisdes) tahun 2017 dan menjadi desa pertama yang dilistriki. Sedangkan 14 desa lainnya bagian listrik desa yang diinisiasi tahun 2016.

Kegiatan melistriki desa ini didukung oleh adanya bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat berupa pembebasan biaya penyambungan baru listrik.

“Masyarakat tidak dipungut biaya apapun, hanya cukup menunggu untuk pemasangan. Mulai dari biaya penyambungan, pemasangan instalasi hingga pengurusan Surat Layak Operasi (SLO) seluruhnya disubsidi oleh Pemda,” ungkap Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, dalam keterangan tertulis, Jumat (9/6/2017).

Tambahan desa berlistrik tersebut menjadikan 2.643 desa yang ada di seluruh wilayah Provinsi Lampung sudah menikmati listrik, sehingga mendongkrak persentase desa berlistrik meningkat ke angka 94,74%.

Tambahan desa berlistrik ini juga menjadikan rasio elektrifikasi di Kabupaten Pesisir Barat menjadi 51,15% di akhir 2017. Sementara itu, untuk rasio elektrifikasi Lampung sampai April 2017 mencapai 84,52% dari total 2,1 juta rumah tangga.

Sementara itu, Manajer UPPK PLN Distribusi Lampung, I Gede Adi Wiratma, menyatakan bahwa PLN menargetkan 100% desa berlistrik di Pesisir Barat pada tahun 2019. Namun menurut Wiratma infrastruktur yang ada belum memadai, khususnya jalan dan jembatan menjadi tantangan untuk PLN.

“PLN cukup sulit dalam mobilisasi material ketika pelaksanaan konstruksi dan operasional. Tantangan lainnya muncul dari kondisi geografis Lampung yang memiliki banyak pulau-pulau kecil di mana 6 di antaranya berada cukup jauh dari daratan utama dan juga masih adanya keengganan masyarakat yang lahannya dilewati oleh jaringan listrik,” jelas Wiratma.

Untuk dapat mencapai target 100% PLN melakukan pembangunan fisik kelistrikan selama tahun 2017 berupa pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 40,4 kilometer sirkit (kms), pembangunan jaringan rendah sepanjang 32,4 kms serta pembangunan gardu distribusi sebanyak 16 unit.

“Tentu saja PLN hingga saat ini terus berusaha untuk melayani kelistrikan masyarakat dengan lebih baik lagi. Karena dengan terlistrikinya suatu daerah, akan memberikan banyak sekali dampak positif, baik dari segi ekonomi, kesehatan hingga keamanan di daerah tersebut,” pungkas Wiratma. (mca/mkj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *