Gurihnya Omzet Jutaan dari Jualan Kuliner Ramadan Khas Daerah

ef33cfbc-d44c-4111-bf79-5b9987193a2d_169-eb6a2cc213ff6813e4a66e58f94b741e2fa46c0c

Jakarta – Pasar Ramadan Bendungan Hilir (Benhil) menawarkan berbagai menu yang menggugah selera saat berbuka puasa. Tak hanya menu seperti kolak, biji salak, gorengan, lontong dan sejenisnya, di Pasar Ramadan Benhil juga turut menjual aneka menu khas dari berbagai daerah.

Seperti menu daerah asal Sumatera Barat, lemang. Menurut salah seorang penjual lemang di Pasar Ramadan Benhil, Tri, lemang biasa dijadikan sebagai menu berbuka puasa. Biasanya teman makan lemang adalah tapai ketan.

Tak hanya Lemang, menu lain khas Sumatera Barat adalah katupek atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan ketupat. Katupek memiliki bahan dasar serupa dengan lemang yakni sama-sama dari beras ketan. Hanya saja yang membedakan adalah cara mengolahnya.

Jika Lemang ketan dibakar di dalam bambu, katupek ketan direbus di dalam anyaman daun kelapa. Setelah jadi kedua panganan tersebut bisa disantap bersama tapai ketan.

“Lemang dan Katupek hampir sama. Sama-sama dari ketan. Cuma yang satu dibakar, yang satu direbus. Makannya bisa dijodohin pakai tape ketan,” ujarnya.

Tri menjual berbagai panganan terebut dengan kisaran harga dari Rp 10.000-40.000. Ia bisa meraup omzet hingga Rp 3,5 juta per hari, terutama saat hari libur.

Senada, seorang pedagang masakan Padang, Warniza, mengaku sudah bertahun-tahun berjualan di Pasar Benhil saat Ramadan tiba. .

“Saya sudah 6 tahun jualan di Benhil, setiap Ramadan saya jualan. Biasanya jualan di pinggir-pinggir jalan (Benhil) di depan situ. Tapi sekarang di dalam sini, ya nggak apa-apa. Enggak bikin macet jadinya,” cerita Warniza.

Warniza menuturkan, dalam sekali berdagang di Pasar Ramadan Benhil, dia bisa memperoleh omzet sekitar Rp 5 juta per hari. Penghasilan ini diakuinya belum maksimal, lantaran lokasi Pasar Ramadan Benhil yang pada tahun ini berpindah tak lagi di pinggir jalan, melainkan lebih ke dalam, menempati lahan yang sedianya akan dibangun menjadi Pasar Benhil.

“Masih baru kali ya. Tapi nanti lama-lama orang juga tahu, mereka pasti ke sini. Makin ramai yang datang,” kata Warniza.

Ada juga menu berbuka puasa khas Makassar, es palu butung. Pisang berbalut bubur sumsum dan sirup semakin menambah varian menu buka puasa.

Tani mampu meraup omzet hingga Rp 1,2 juta per hari dari jualan kuliner di Pasar Ramadan Benhil.

“Ini es palu butung, segar ini untuk berbuka,” tutur Tania. (hns/ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *