Djarot: Awasi Ketat Aliran Listrik di Kolong Tol

5911bbf99da24-djarot-jadi-plt-gubernur-dki-jakarta-ac7a06831239d3ce10b68a68501c8c622f392e33

Pemda DKI akan tegas menindak hunian liar bila masih ada aktivitas.

Rabu, 14 Juni 2017 | 18:22 WIB

Oleh :
Dusep Malik, Eduward Ambarita

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


VIVA.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar sejumlah instansi terkait ikut mengawasi bangunan liar di sekitar Kalijodo, Jakarta Utara. 

Pengawasan itu penting dilakukan lantaran diketahui adanya fasilitas seperti air bersih dan aliran listrik yang “dimanfaatkan’ oleh warga, yang sebelumnya pernah dibongkar bangunannya oleh pemerintah. 

“Betul. Termasuk PDAM, juga utilitas PLN kalau masuk ke permukiman,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Rabu 14 Juni 2017. 

Djarot mengingatkan, membangun hunian sementara seperti bedeng tidak dibenarkan. Untuk itu, ia meminta jajarannya terus memantau wilayah tersebut, karena bila dialiri listrik dan sejumlah fasilitas lain sama saja mengarah ke dugaan tindak pidana. 

“Harusnya sudah sama-sama ngerti ya. Tidak ada IMB, PBB, lahannya untuk fasilitas umum,” ujarnya. 

Djarot pun tak segan akan menertibkan bangunan di kolong tol kembali, bila warga tetap melanjutkan aktivitasnya setelah dibongkar pemerintah hari ini. 

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Utara membongkar bangunan liar yang berdiri di bawah kolong tol Pluit, Penjaringan, Jakarta. Pendirian hunian sementara berupa bedeng tersebut, berpindah dari tempat sebelumnya yang telah dibongkar pemerintah karena kawasan Kalijodo merupakan lokasi prostitusi. 









BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Load More…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *