Delegasi RI di PBB: Saatnya Akhiri Pendudukan Israel di Palestina

a43e0724-524f-4ff2-9ca1-5e2326a1d6e1_169-99278d59dee2525c99f87d20c2231092bba8035e





Jakarta – Delegasi Indonesia untuk Dewan Keamanan PBB memberikan pernyataan tegas dalam forum. Meminta agar pendudukan Israel terhadap Palestina harus segera diakhiri.

“50 tahun pendudukan Israel terhadap Palestina sudah terlalu lama! Dengan tegas Indonesia sampaikan “Enough is enough! Masyarakat Internasional tidak bisa menunggu 50 tahun lagi untuk kebebasan Palestina!” kata Wakil Tetap RI untuk PBB, Dubes Dian Triansyah Djani, dalam Pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB di New York, Selasa, 25 Juli 2017.

Pernyataan itu kemudian disampaikan lagi dalam pernyataan pers kepada wartawan. Djani mengatakan, Israel harus menunjukkan komitmen serius untuk melaksanakan seluruh mandat PBB termasuk resolusi DK PBB 2334 (2016) yang perintahkan Israel untuk hentikan pembangunan di wilayah pendudukan, serta menghormati hak penentuan nasib sendiri bangsa Palestina berdasarkan garis batas pra-1967.

“Indonesia juga tegaskan kembali komitmen dan keseriusan Pemerintah Indonesia untuk dukung hak-hak bangsa Palestina, dan berkontribusi aktif terhadap proses perdamaian Palestina-Israel,” kata Djani.

Djani menegaskan bahwa upaya Indonesia untuk mendorong pertanggungjawaban Israel di DK PBB dilakukan dengan menggerakkan mesin diplomasi RI dikomandoi oleh Menlu RI dengan koordinasi dengan berbagai perwakilan RI di luar negeri dan tentunya berujung pada Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York.

Dalam pertemuan DK PBB yang dipimpin oleh RRT dan dihadiri 15 anggota DK PBB, negara anggota PBB sampaikan kecaman dan keprihatinan terhadap aksi kekerasan yang timbul menyusul tindakan sepihak Israel yang tutup akses ke Mesjid Al Aqsa. Negara anggota PBB juga minta Israel untuk segera patuhi seluruh keputusan PBB tentang penyelesaian damai konflik Israel-Palestina melalui “two state solution”, termasuk penghentian pembangunan pemukiman illegal oleh Israel.

(fjp/fjp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *